Metode yang paling efektif untuk menghilangkan rasa sakit kanker hati bukan menggunakan morfin

    kanker hati primer atau hepatoma adalah salah satu tumor ganas yang paling umum ditemukan, setiap tahun sekitar 1 juta kasus baru, selama 15 tahun terakhir, penderita kanker hati meningkat sebesar 75% dan kematian mencapai 95,2%. Ada tiga karakteristik utama kanker hati.
Klik untuk berkonsultasi dengan dokter  >>>

    Ciri pertama kanker hati adalah selalu ditemukan terlambat dalam kondisi stadium lanjut. Karena kemampuan yang sangat kuat untuk regenerasi dan kemampuan kompensasi fungsi hati dari sel-sel hati itu sendiri, sehingga kanker hati stadium dini, tumor dan beberapa gejala-gejala tidak mudah terdeteksi dan disadari, namun ketika tumor sudah tumbuh sampai batas tertentu, serta kerusakan serius pada sel-sel kanker, yang menunjukkan Gejala klinis barulah disadari, tetapi sering terlambat dan kanker sudah berada di stadium lanjut dan akhir.
 
    Ciri kedua adalah hasil pengobatan yang kurang efektif dan tingkat kematian yang tinggi. Di masa lalu, pengobatan kanker hati terutama adalah operasi, radioterapi dan kemoterapi. Tapi lebih dari 80% pasien kanker hati selalu disertai dengan sirosis hati atau pengerasan hati, sangat sedikit yang dapat diimplementasikan untuk dijalankan operasi pengobatan. Selain itu hasil kemoterapi kanker hati secara sistemik dan radioterapi sangat rendah, dan sekarang pada dasarnya pengobatan secara klinis hasilnya sangat negatif.

Klik untuk berkonsultasi dengan dokter  >>>
 
    Ciri ketiga adalah rasa sakit yang amat sangat. Nyeri kanker hati terutama terletak pada daerah bawah tulang rusuk kanan atas perut atau xifoideus (yaitu, perut kanan), dimulai dengan nyeri yang terus menerus, nyeri tumpul. Kanker hati stadium akhir akan menjadi sangat sakit. Penyebab utama rasa sakit kanker hati adalah sel kanker menyerang organ internal, pembuluh darah, saraf, dan tekanan kanker itu sendiri, nyeri dan rasa sakit stadium akhir kanker hati amat parah.
 
    Biasanya obat anti nyeri umum tidak mempan terhadap nyeri kanker hati, karena rasa nyeri yang amat, dokter biasanya memberikan analgesik obat penghilang rasa sakit dosis tinggi seperti morfin, baik oral ataupun suntikan, tetapi reaksi morfin cukup singkat, biasanya berlangsung hanya 12 jam, bila khasiat obat habis maka rasa sakit muncul lagi, sehingga tergantung pada obat. Dan Morfin juga bersifat adiktif, dapat menyebabkan efek samping seperti pusing, muntah, sembelit sehingga menambah penderitaan dan penyiksaan mental pasien. Selain itu prinsip kerja morfin adalah mengikat dan mengaktivasi reseptor pada sistem syarat pusat nyeri, dan bertindak sebagai analgesik, sehingga tidak menyelesaikan akar nyeri yang disebabkan oleh sel kanker itu sendiri.
 
    Kini para ilmuwan medis telah menemukan penggunaan alat hipertermia radiofrekuensi yang dikombinasikan dengan imunoterapi yang dapat memiliki efek analgesik yang baik, juga meningkatkan kemanjuran sistem imunitas tersebut. Sejumlah besar penemuan ilmiah menyebutkan bahwa: Meskipun kanker ganas, namun ada kelemahan fatal, kanker sangat sensitif terhadap suhu, bila suhu meningkat di atas 43 ℃ dan dipertahankan selama beberapa waktu, maka sel-sel kanker akan mati dan apoptosis, selain itu dapat mengecilkan tumor. Oleh karena itu, perubahan suhu sangat penting untuk pengobatan kanker, namun harus menggunakan alat radiofrekuensi hipertermia, dan bukan semua jenis tindakan pemanasan suhu dapat berperanan. Tentu Ini cukup menarik perhatian para dokter.

Klik untuk berkonsultasi dengan dokter  >>>
 
    Nama saya Agus, 3 tahun yang lalu, bagian kanan perut saya terasa nyeri, awalnya nyeri ringan, tetapi rasa nyeri terus berlansung, perlahan-lahan semakin sakit, ketika saya memeriksa ke rumah sakit ternyata kanker, saat itu saya sangat takut, saya tahu kalau punya penyakit Ini berarti bahwa saya akan segera meninggal. Dokter juga mengatakan bahwa saya hanya memiliki sisa hidup enam bulan saja. Saya sangat putus asa, dan terbaring di tempat tidur menunggu untuk kematian. Saya kurus 10kg dalam waktu sebulan, dan tubuh saya sangat lemah. Tapi kematian bukan hal mudah, semakin hari perut kanan semakin terasa sakit parah, obat anti nyeri tidak efektif, dokterpun memberi saya tablet morfin untuk mengurangi rasa sakit, namun bila tidak makan morfin sakit kambuh lagi, ditambah lagi muntah, pusing, dan sembelit, dengan tubuh yang kurus dan lemah, semakin menambah penderitaan saya. Kemudian seorang teman memperkenalkan saya untuk mencoba berobat ke klinik spesialis klinik utama cahaya mentari di Jakarta, dokter memberikan saya cairan penambah sistem kekebalan tubuh, kemudian menyuruh saya berbaring pada sebuah alat besar dan memberi saya terapi perawatan, dilakukan sekitar 30 menit, rasa sakit perlahan-lahan hilang, hari itu saya bisa tidur nyenyak, saya terus lanjutkan perawatan terus menerus selama seminggu, lever/hati pun sudah tidak sakit lagi, selera makan meningkat, tubuh secara bertahap pulih lebih kuat, lalu saya melanjutkan perawatan selama tiga bulan, semua gejala-gejala dan efek samping sebelumnya hilang, pemeriksaan CT terhadap tumor  sudah hilang, sudah hampir dua tahun hingga sekarang, saya masih hidup dan sehat. 

Klik untuk berkonsultasi dengan dokter  >>>

DISCLAIMER : hasil dapat berbeda tergantung dari masing-masing individu

Anda ingin mengetahui lebih lanjut

Pendaftaran online

Konsultasi Via Telepon
  • No.telp kantor: 021-22608999
  • Klinik Utama Cahaya Mentari Rukon Puri Mutiara Blok D 12, Jl