Mengapa Kanker Getah Bening ´╝émencintai´╝é anak muda?

    Kanker Limfoma atau kanker getah bening adalah jenis tumor ganas yang umum ditemukan, merupakan kanker yang tumbuh paling cepat, sekitar 3% hingga 5% tumbuh setiap tahunnya, hal ini mungkin berkaitan erat dengan meningkatnya pencemaran lingkungan dan laju kehidupan modern yang cepat serta tekanan kerja dan beban hidup yang berat.

Klik untuk berkonsultasi dengan dokter  >>>

    Sistem limfatik adalah sistem kekebalan tubuh, merupakan kemampuan pertahanan penting dalam tubuh, juga dikenal sebagai sel imun limfosit, yang bekerja melawan bakteri, virus dan gangguan lain, menghilangkan sel-sel mati dan penuaan, menghilangkan timbunan racun dalam tubuh, menjaga keseimbangan tubuh dan lingkungan eksternal , agar tubuh tidak mudah terserang penyakit. Namun, di bawah pengaruh dari faktor-faktor tertentu, dalam jangka panjang, sistem limfatik menjadi kacau, dan fungsi kekebalan tubuh berkurang, tubuh kehilangan perlindungan sistem limfatik dan terserang penyakit bahkan kanker.
 
    Limfoma atau kanker getah bening terjadi karena gangguan sistem limfatik, dan penurunan sistem kekebalan tubuh, yang mudah menyerang anak-anak hingga orang dewasa, tetapi kanker limfoma lebih sering menyerang anak muda, ini dikarenakan gaya hidup anak muda yang tidak teratur, beban kerja yang berat, sering bergadang dan beban psikologis yang besar, yang mudah menimbulkan emosional negatif seperti depresi atau kecemasan yang tinggi. Penelitian menemukan bahwa kekebalan tubuh sangat berkaitan erat dengan kualitas tidur manusia, pukul 00.00 tengah malam hingga dini hari pukul 3:00 manusia harus dalam kondisi tertidur pulas, agar sistem kekebalan tubuh dapat beristrirahat penuh, sehingga mampu mengembalikan resistensi sistem imun yang normal terhadap penyakit. Jika sering bergadang, sistem kekebalan tubuh akan melemah, maka penyakit akan dan kanker mudah menyerang.

Klik untuk berkonsultasi dengan dokter  >>>

    Ilmu Sains telah membuktikan bahwa tekanan yang tepat memang dapat meningkatkan imunitas, tetapi bila beban stress dan emosional yang berlebihan, tubuh akan mengeluarkan banyak kelenjar adrenal, dan menekan fungsi dari sistem kekebalan tubuh, penelitian studi ini menemukan bahwa hanya dengan lebih dari 20 menit tekanan depresi yang berlebihan, sekresi adrenalin dalam tubuh dapat menekan sistem kekebalan tubuh hingga tiga hari. Jika Anda selalu memikirkan hal-hal yang membuat stres, itu dapat memicu hormon adrenalin yang menimbulkan reaksi yang merugikan, menyebabkan penurunan kapasitas kekebalan tubuh. Limfoma terjadi akibat penurunan sistem kekebalan tubuh.

     Karena sistem limfatik menyebar ke seluruh tubuh, maka kanker limfatik tidak terbatas pada kelenjar getah bening tertentu, sel-sel kanker dapat menyebar ke seluruh tubuh bersama aliran cairan getah bening, oleh karena itu, bila terserang kanker limfatik umumnya tidak cocok menjalani operasi. Metode pengobatan sebelumnya terutama kemoterapi dan radioterapi, tetapi efeknya tidak baik, harapan hidup rendah, dan efek sampingnya juga besar.

    Dalam beberapa tahun terakhir, imunoterapi adalah metode yang efektif untuk menangani limfoma, karena limfoma adalah penyakit sistem kekebalan tubuh itu sendiri, sehingga meningkatkan kapasitas sistem kekebalan tubuh adalah cara terbaik untuk mengatasi akar penyebab penyakit ini. Metode ini secara teknis telah disertifikasi oleh FDA AS dan telah diterapkan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Swiss. Telah banyak pasien dengan limfoma disembuhkan dan dikenal masyarakat luas.

Klik untuk berkonsultasi dengan dokter  >>>

    Nama saya XXX, Saya dulu bekerja di perusahaan IT yang mengembangkan produk, Saya sering begadang dan bekerja lembur untuk menyelesaikan tugas saya, Meskipun saya lelah dan stres, saya merasa bahwa saya masih mudah dan tidak akan membahayakan tubuh saya saat itu, dan terus berlanjut beberapa tahun. Kemudian suatu hari, tiba-tiba saya sangat lelah, demam, mesikpun sudah kedokter disuntik dan minum obat namun demam tidak turun. Kemudian saya didiagnosis kanker limfoma di Rumah Sakit Angkatan Laut. Astaga! Saya baru berusia 30thn lebih, saya menderita kanker, saya takut, panik, bercampur aduk, hari-hariku menjadi suram. Pada saat itu, dokter menyarankan saya melakukan radioterapi dan kemoterapi, tetapi kemungkinan kambuh cukup besar dan efeknya rambut mungkin rontok, namun, tetapi tidak ada cara lain yang lebih baik. Demi untuk bertahan hidup, saya pun tidak ada jalan lain. Setelah tiga bulan menjalani kemoterapi, rambut saya rontok dan muntah-muntah. Lalu beristirahat selama satu bulan, tubuh saya perlahan pulih. Lalu Saya saya kembali bekerja. Tak disangka setengah tahun kemudian, kankernya kambuh, dan dokter menyarankan untuk kemoterapi lagi, namun saya tidak mau, karena kemo lebih menyakitkan daripada kanker itu sendiri. Saya sangat terpukul, saya hanya berpikir menunggu kematian, tapi istri, ayah dan ibu saya, seluruh keluarga sangat sedih mereka terus berupaya mencarikan pengobatan yang terbaik, mencarikan rumah sakit dan dokter terbaik untuk saya, akhirnya mereka menemukan klinik spesialis kanker di Klinik Utama Cahaya Mentari Jakarta, setelah saya diperiksa dengan teliti oleh dokter ahli kanker, dokter mengatakan, akan mengobati saya dengan imunoterapi, terutama untuk meningkatkan kekebalan tubuh saya, dikombinasikan dengan obat anti kanker lainnya, maka penyakit ini akan perlahan-lahan membaik. Setelah tiga bulan perawatan, dan istri saya juga merawat saya dengan baik, saya pun pulih sepenuhnya. Sungguh ini adalah metode terbaik, dan kemudia setiap tahun saya melakukan check up, tidak ada tanda-tanda kekambuhan penyakit saya. Saya sangat berterima kasih atas perawatan istri saya, perhatian keluarga dan berterima kasih kepada dokter di klinik Utama cahaya mentari Jakarta.

Klik untuk berkonsultasi dengan dokter  >>>

DISCLAIMER : hasil dapat berbeda tergantung dari masing-masing individu

Anda ingin mengetahui lebih lanjut

Pendaftaran online

Konsultasi Via Telepon
  • No.telp kantor: 021-22608999
  • Klinik Utama Cahaya Mentari Rukon Puri Mutiara Blok D 12, Jl